
Berikut adalah artikel mendalam mengenai AURA Esports, organisasi esports asal Indonesia yang telah bertransformasi menjadi bagian dari Team Liquid.
1. Sejarah dan Perjalanan AURA Esports
Didirikan pada tahun 2018, AURA Esports awalnya dikenal sebagai tim yang fokus pada game Mobile Legends: Bang Bang (MLBB). Dengan nama AURA Fire, mereka berkompetisi di Mobile Legends Professional League Indonesia (MPL ID) dan berhasil menarik perhatian dengan gaya permainan agresif dan strategi inovatif.
Seiring waktu, AURA Esports memperluas divisinya ke game lain seperti PUBG Mobile, Free Fire, Valorant, dan Apex Legends, menunjukkan komitmen mereka untuk menjadi organisasi esports multigame.
2. Prestasi dan Statistik
2.1 Mobile Legends: Bang Bang (MLBB)
AURA Fire telah berpartisipasi dalam berbagai turnamen besar, termasuk MPL ID dan ONE Esports MPL Invitational. Beberapa pencapaian mereka antara lain:
- MPL ID Season 4: Peringkat 5-6
- MPL ID Season 5: Peringkat 5-6
- ONE Esports MPL Invitational 2020: Peringkat 5-8
Mereka juga mencatatkan rekor penonton puncak sebanyak 322.505 selama MPL ID Season 5, menunjukkan popularitas mereka di kalangan penggemar MLBB.
2.2 Game Lain
- Free Fire: Divisi Free Fire AURA Esports, seperti AURA Ignite, telah menunjukkan performa yang kuat di turnamen nasional dan regional.
- PUBG Mobile: Mereka berpartisipasi dalam berbagai turnamen, termasuk ESL Indonesia Championship Season 1, di mana mereka meraih posisi kedua.
- Valorant: Tim Valorant AURA Esports aktif berkompetisi di Challengers League 2025 South Asia: Split 1, dengan beberapa kemenangan penting.
3. Akuisisi oleh Team Liquid
Pada Mei 2024, AURA Esports diakuisisi oleh organisasi esports global, Team Liquid. Sebagai bagian dari akuisisi ini, AURA Esports dan ECHO Esports dari Filipina diintegrasikan ke dalam struktur Team Liquid dan di-rebranding menjadi Team Liquid ID dan Team Liquid PH, masing-masing.
Daniel Santoso, Chief Brand Officer AURA Esports, menyatakan bahwa bergabung dengan Team Liquid adalah impian yang menjadi kenyataan dan akan memberikan sumber daya tambahan untuk pertumbuhan di Asia Tenggara.
4. Pemain Terkenal
Beberapa pemain yang telah menjadi bagian dari AURA Esports dan memberikan kontribusi signifikan antara lain:
- GunZ (Mohammad Juliantoro): Dengan total pendapatan sekitar $20.250,20 dari turnamen.
- Amek (Rahmad Syahputra): Menghasilkan sekitar $17.029,86 dari kompetisi.
- High (Jehuda Sumual): Mencapai pendapatan sekitar $16.882,83.
Para pemain ini telah menunjukkan performa luar biasa dan menjadi ikon dalam komunitas esports Indonesia.
5. Masa Depan dan Harapan
Dengan dukungan dari Team Liquid, AURA Esports (sekarang Team Liquid ID) diharapkan dapat mencapai prestasi yang lebih tinggi di kancah internasional. Integrasi ini membuka peluang untuk pelatihan yang lebih baik, sumber daya tambahan, dan eksposur global yang lebih luas.
Kesimpulan
AURA Esports telah menunjukkan pertumbuhan yang signifikan sejak didirikan, dengan berbagai pencapaian di berbagai game esports. Akuisisi oleh Team Liquid menandai babak baru dalam perjalanan mereka, dengan harapan untuk meraih kesuksesan yang lebih besar di masa depan.
